![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPPfSWjkLWuESkzCrfXBE0wwViPzDUasY-rekjkeKEln1LFSrpfNHjGQFkqrdBKnJ8MTtPieRWuEltmB5yXvgFlwGcdO0l3Yo_NcYGaTGC1gugdXrYJIQsR1RwxSonhOweTO8jY_FG2aja/s640/Haltim+Keciprat+Bantuan+Infrastruktur+Jalan+Kawasan+Terluar.jpg)
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Haltim, Ricky CH Richfat ST MT, kepada wartawan, Jumat (12/8) pagi di ruang kerjanya mengatakan, bantuan itu direncanakan dialokasikan pada wilayah kecamatan yang masuk dalam spesifikasi kawasan terluar.
“Untuk Haltim sendiri, masing-masing dua kecamatan yakni Wasile Utara dan Maba Utara,” papar Ricky.
Menindaklanjuti itu, imbuh Kepala Bappeda, dalam waktu dekat pihaknya akan diundang Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk melakukan presentasi dan verifikasi data-data terkait dengan rencana alokasi kegiatan tersebut.
“Wilayah kabupaten Haltim menjadi salah satu daerah prioritas kawasan pulau-pulau terluar bersama-sama kabupaten di provinsi NTT, Papua dan Papua Barat,” pungkas Ricky. (humashaltim)